Tips dan Trik Gadget

Pencegahan Charger Handphone Terbakar dengan Memanfaatkan Timer Listrik Analog 24 Jam

Tidak bisa dipungkiri, bahwa kehidupan kita saat ini tidak bisa lepas dari penggunaan handphone / smartphone. Terlebih dengan perkembangan teknologi, dengan semakin banyak kegiatan yang bisa terhubung melalui internet, menyebabkan handphone hampir selalu tidak lepas dari genggaman.

Permasalahan yang terjadi dengan penggunaan handphone adalah, handphone menggunakan baterei sebagai media penyimpan sumber energi listrik yang diperlukan oleh handphone. Sehingga handphone memerlukan pengisian daya atau charging baterei secara berkala. Nah, proses charging ini terkadang bisa menimbulkan bahaya, karena prosedur pengisian baterei atau charging yang seringkali berlebihan. Beberapa kali kita mendapat berita, baik itu dari media online ataupun dari aplikasi pesan seperti whatsapp dan sebagainya, bagaimana handphone terbakar / meledak waktu di charge di malam hari dan ditinggal tidur oleh pemiliknya.

Beberapa diantara kita akhirnya takut melakukan charge hp di malam hari, yang malah menimbulkan masalah, ketika pagi lupa untuk melakukan charging handphone. Sehingga ketika digunakan untuk aktifitas bekerja di pagi/siang hari, handphone kehabisan daya baterei.

Salah satu solusi yang bisa kita gunakan untuk mencegah kejadian bahaya handphone terbakar atau meledak ketika melakukan proses charging di malam hari adalah dengan menggunakan timer elektronik atau pembatas waktu aliran listrik. Timer ini banyak dijual di toko-toko online dengan kata kunci “timer listrik analog 24 jam” atau “stop kontak timer 24 jam analog”. Contoh produknya adalah seperti gambar di bawah ini.

Timer ini harganya cukup murah, tidak sampai Rp. 50.000,- dan bisa berfungsi 24 jam selama ada aliran listrik. Apabila aliran listrik mati akibat mati listrik, maka pergerakan jam pada timer akan berhenti. Timer ini memiliki indikator yang menandakan waktu saat ini (pada lingkaran merah di angka 1) yang bisa kita atur secara manual dengan memutar lingkaran penanda waktu (pada lingkaran merah di angka 2). Lingkaran merah di angka 2 atau lingkaran timer sisi terluar juga merupakan saklar mikro atau mikro switch yang bisa kita atur untuk menentukan jam berapa listrik akan mengalir dari lubang keluaran stop kontak timer (lingkaran angka 3), dan jam berapa listrik berhenti mengalir pada lubang keluaran stop kontak timer.

Timer ini mendapatkan sumber daya listrik melalui colokan atau steker di bagian belakang timer seperti gambar di bawah ini :

Untuk melakukan pengaturan timer, kapan waktu listrik mengalir dari lubang keluaran stop kontak timer, kita perlu menekan saklar pada jam yang kita inginkan seperti gambar di bawah ini.

Sehingga saklar penanda waktu tampak masuk ke dalam lingkaran seperti gambar di bawah ini.

Pada contoh gambar di atas, tampak bahwa kita telah mengatur agar timer mengalirkan listrik pada pukul 16:00 sampai 18:00. Apabila kita ingin mengatur agar timer berhenti mengalirkan listrik pada jam tertentu, kita tinggal menarik saklar timer seperti gambar di bawah ini.

Sehingga saklar timer akan kembali pada posisi semua yang menandakan pada waktu tersebut listrik tidak mengalir dari lubang keluaran stop kontak timer seperti gambar di bawah ini.

Lanjutkan mengatur saklar timer hingga sesuai kebutuhan. misal, kita ingin agar aliran listrik untuk charger handphone aktif pada jam seperti di bawah ini :

  • Listrik charger aktif pada jam 16:00 sore sampai jam 22:00 malam ketika kita berada di rumah setelah bekerja dan sebelum tidur.
  • Listrik charger non aktif pada jam 22:00 malam sampai jam 03:00 pagi ketika kita tidur.
  • Listrik charger aktif kembali pada jam 03:00 pagi sampai jam 08:00 pagi ketika kita beraktifitas di rumah sebelum berangkat bekerja

Contoh dari pengaturan timer sesuai skenario waktu di atas adalah seperti gambar di bawah ini

Dengan demikian, charger handphone hanya akan aktif ketika kita sedang beraktifitas di dalam rumah, dan charger akan menjadi nonaktif pada waktu kita sedang bekerja di luar rumah dan ketika kita sedang tidur. Sehingga kita bisa merasa aman dari kejadian charger mengisi daya handphone terlalu lama yang bisa menyebabkan handphone terbakar atau meledak. Selain itu, dengan mengatur waktu aktif charger, kita juga bisa sedikit menghemat penggunaan listrik di rumah ketika charger tidak digunakan. karena aliran listrik menuju charger akan benar-benar diputus oleh timer sesuai setelan waktu yang telah kita tetapkan.

Timer ini juga memiliki tombol pintas untuk selalu mengalirkan listrik tanpa menghiraukan setelan timer. tombol tersebut terdapat pada bagian samping timer seperti gambar di bawah ini. apabila tombol menunjukkan gambar jam, maka aliran listrik yang keluar melalui timer akan mengikuti setelan waktu yang telah kita tetapkan.

Apabila kita geser tombol tersebut sehingga tampak simbol gambar seperti di bawah ini, maka aliran listrik pada lubang keluaran stop kontak akan terus mengalir tanpa menghiraukan setelan waktu yang telah kita tetapkan.

Tombol ini berguna apabila kita butuh menggunakan aliran listrik pada waktu yang kita tetapkan untuk timer menjadi nonaktif. sehingga kita tidak perlu mengubah setelan waktu timer. Setelah kita selesai menggunakan aliran listrik, kita bisa mengembalikan posisi tombol pintas ke posisi semula.

Apabila semua setelan sudah kita tetapkan, dan posisi jam pada tanda panah di lingkaran timer sudah kita sesuaikan dengan jam saat ini, maka kita tinggal memasang timer pada lubang stop kontak listrik di rumah. Kapasitas aliran listrik timer ini cukup besar, sehingga apabila kita ingin menggunakan timer untuk beberapa charger handphone sekaligus, kita cukup memasang kabel pemanjang dengan keluaran beberapa lubang stop kontak seperti gambar di bawah ini.

Dengan cara seperti di atas, kita bisa melakukan pengisian daya atau charging beberapa perangkat sekaligus dan mendapatkan keamanan dari bahaya pengisian daya berlebih melalui pengaturan timer. Timer ini tidak hanya berguna untuk mengamankan pengisian daya handphone. Tetapi juga bisa kita gunakan untuk mengamankan perangkat-perangkat elektronik atau listrik yang ada di rumah seperti laptop, televisi, kulkas, kipas angin, dsb. yang ingin kita amankan ketika kita beraktifitas atau bekerja di luar rumah untuk waktu yang lama.

Demikian tutorial pada kali ini, semoga mudah dipahami dan berguna bagi kita semua. Jangan lupa follow dan like akun Twitter kami di @smartdigiparent dan juga Facebook kami Smart Digital Parents agar lebih banyak teman, saudara, dan orang lain yang tahu sehingga informasi dan tutorial kami bisa berguna untuk lebih banyak orang. Terima Kasih!!

1 reply »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s